Apakah Brand Harus Menyesuaikan Tren Target Market? - Ourtale Blog

June 16, 2025

Sebenarnya, yang harus menyesuaikan tren target market itu siapa, ya? Apakah brand yang harus ikuti tren tersebut? Atau brand bisa lakukan cara lain untuk menarik target market untuk membeli atau gunakan produk mereka? Untuk tahu jawabannya, baca artikel berikut ini, yuk

1. Tren Target Market: Fenomena Tren

Apakah Brand Harus Menyesuaikan Tren Target Market? - Ourtale Blog
Ilustrasi Fenomena Tren

Target market bukan hanya sekelompok orang yang suka hal yang sama saja, loh Utopians. Ada kalanya, target market juga punya tren mereka sendiri. Lalu, jika ada tren yang tengah terjadi di masyarakat, apakah brand wajib menyesuaikan? Jawabannya adalah bisa ya dan tidak. Jika ya, berarti brand kamu memilih untuk memenuhi keinginan dari target market. Sebagai contoh, ada tren olahraga di kalangan target market kamu yang merupakan pelajar dan mahasiswa. Sebagai brand fashion, kamu tandanya harus bisa selaraskan tren dengan produk kamu. Contohnya, buat edisi fashion khusus olahraga agar orang-orang bisa tetap stylish meski sedang olahraga. 

Jika tidak mengikuti tren, tandanya brand kamu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dari target market kamu. Jika kita berbicara tren yang sama, sebagai brand fashion, kamu bisa mengatur apa yang jadi kebutuhan pelajar dan mahasiswa. Mereka butuh pakaian yang buat mereka bisa beraktivitas dengan nyaman tanpa merasa pakaian mereka menghambat pergerakan atau semacamnya. 

2. Tren Target Market: Penyesuaian dari Brand

Apakah Brand Harus Menyesuaikan Tren Target Market? - Ourtale Blog
Ilustrasi Fenomena Tren

Dengan penjelasan di atas, tandanya brand bisa menyesuaikan tren atau tidak. Hal itu tergantung dengan goals dari brand kamu. Sebab, tren bisa berubah-berubah, loh Utopians. Dan perubahan itu tak selalu di dalam durasi yang lama. Bisa jadi, tren di kalangan target market kamu hanya berlangsung beberapa saat saja. Jadi, jika kamu tidak tahu goals yang mau brand kamu capai, hal itu hanya akan membuat brand kamu kelabakan. 

Penyesuaian dari brand diperlukan jika terkait dengan pemasaran. Ingat tujuan utama brand kamu. Apakah itu untuk meningkatkan penjualan atau untuk meningkatkan value brand terlebih dulu. Jika untuk meningkatkan penjualan, maka brand kamu harus menyesuaikan tren yang ada. Dan jika masih ada di tahap penguatan value, kamu harus menggencarkan penyebaran awareness brand kamu terlebih dulu. 

3. Trik terhadap Tren

Apakah Brand Harus Menyesuaikan Tren Target Market? - Ourtale Blog
Ilustrasi Fenomena Tren

Jika kamu mau mengikuti tren yang ada, Mintale ada beberapa tipsnya, nih. Pertama, kamu harus tahu apa yang dibutuhkan target market kamu. Jika orientasi kamu adalah kebutuhan target market, maka kamu akan bisa mendapat penjualan yang berjangka panjang. Contohnya, jika kamu brand tas dan sepatu, buatlah orang lain mengetahui bahwa brand kamu sediakan tas dan sepatu yang sesuai dengan apa yang mereka butuhkan untuk sekolah, olahraga, atau bahkan liburan. Dengan melakukan itu, orang lain akan langsung mengarah ke brand kamu jika mereka mencari produk untuk kebutuhan mereka.

Tips lain adalah di dalam mengikuti tren, kamu harus mempunyai plan b. Jika tren berganti, maka lakukan plan b. Transisi tren satu ke yang lainnya pasti butuh waktu dan effort. Jika kamu punya plan b dalam urusan budget atau tools untuk urusan marketing, maka pergantian tren yang mendadak tidak akan jadi masalah. Tapi, jika ada masalah terkait marketing, kamu bisa minta bantuan Tim Ourtale. Kunjungi Instagram atau langsung hubungi Tim Ourtale, Utopians!

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RELATED POSTS