Website milik brand diperlukan untuk memudahkan akses bagi calon customer. Tapi, apakah ada tips website user friendly? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Mintale akan menjelaskan tips yang bisa kamu pakai beserta panduan agar website brand kamu mudah diakses, nih. Untuk itu, simak artikel berikut ini hingga akhir, ya Utopians.
1. Tips Website User Friendly: Desain Website

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah tampilan dari website kamu. Desain website perlu diperhatikan agar pengguna tidak mengalami kebingungan. Desain website meliputi tata letak yang rapi, tidak menggunakan terlalu banyak elemen, warna yang tidak saling kontras agar nyaman dilihat oleh mata, navigasi jelas, dan jika halaman website kamu memiliki banyak bagian atau halaman, pastikan kamu konsisten di dalam menata tampilannya.
2. Tips Website User Friendly: Mobile Friendly
Selanjutnya, kamu perlu memperhatikan akses website kamu. Sebelum diluncurkan dan dipakai publik, kamu perlu mencoba akses website kamu untuk berbagai perangkat. Gunakan desain yang bisa menyesuaikan perbedaan perangkat dan ukuran layar pengguna.
Kamu juga perlu memastikan bahwa website kamu responsif. Waktu loading tiap halaman website juga perlu diperhatikan. Untuk mengurangi waktu loading, kamu bisa mengakalinya dengan mengompres gambar, caching, dan optimasi kode untuk mempersingkat waktu loading.
3. Tips Website User Friendly: Navigasi dan Pop-Up

Berikutnya, kamu perlu membuat menu website yang sederhana dan jelas. Namun, bagaimana jika kamu memiliki halaman atau konten yang cukup banyak? Caranya adalah dengan menambahkan fitur pencarian. Jadi, dengan menggunakan kata kunci tertentu, pengguna bisa dengan mudah menemukan apa yang mereka cari.
Selain navigasi mudah, yang perlu juga diperhatikan adalah pop-up. Pastikan di website kamu tidak terlalu sering muncul pop-up iklan atau pop-up konten website kamu. Jika ada pop-up, pastikan hal tersebut mudah ditutup.
4. Teks dan CTA
Selain desain, kamu juga perlu memperhatikan tipografi dan CTA. Gunakan font yang jelas dan ukuran yang sesuai. Kamu bisa memakai ukuran 16 pixel atau lebih. Namun, hal tersebut bisa juga disesuaikan dengan website kamu. Gunakan teks alternatif dan struktur heading untuk memperjelas bagian halaman. Lalu untuk CTA sendiri, kamu perlu membedakannya dengan tipografi lain agar mudah dikenali dan pengguna bisa tahu dengan jelas apa yang mereka harus lakukan.
5. Monitoring Website

Jika semua hal sudah dilakukan, yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah terus memantau website kamu. Gunakan tools untuk memahami interaksi pengguna dan kamu juga bisa meminta feedback user agar jika ada sesuatu yang kurang jelas atau nyaman bisa segera diperbaiki. Dan tentunya akan bisa mencipta pengalaman yang berkesan.
Nah, itulah beberapa tips dan panduan agar website kamu mudah diakses oleh para calon customer kamu, nih. Jika kamu mengalami kendala di dalam marketing website brand kamu, kamu bisa, loh konsultasikan ke Tim Ourtale. Kamu bisa kunjungi Instagram atau langsung hubungi Tim Ourtale. Jadi, jangan ragu untuk konsultasikan permasalahan marketing brand kamu, Utopians!