Animasi menjadi salah satu konten yang menjanjikan. Untuk membuat konten animasi, kira-kira tren animasi 2025 itu seperti apa, ya? Di artikel kali ini, Mintale akan menjelaskan tren animasi apa saja di tahun ini yang akan banyak dipakai. Jadi, simak artikel berikut ini untuk tahu pembahasan mulai dari tipografi dinamis hingga AR, ya!
1. Tren Animasi 2025: Tipografi Dinamis

Tren pertama yang akan banyak digunakan adalah kombinasi animasi dengan tulisan. Tipografi dinamis ini dihadirkan melalui tulisan-tulisan interaktif yang bisa bergerak-gerak mengikuti irama musik. Jadi, animasi tak hanya selalu tentang karakter saja, Utopians. Tapi, tipografi sekarang juga bisa menjadi kombinasi menarik bersama dengan karakter animasi.
Sebagai contoh, saat ini banyak konten kreator yang memanfaatkan subtitle di konten mereka. Nah, kamu bisa, nih memanfaatkan animasi tipografi dinamis agar subtitle kamu tak hanya muncul secara biasa saja. Kamu bisa gunakan gerakan, efek, atau animasi visual agar konten kamu jadi punya efek dramatis dari tipografi dinamis tersebut.
2. Tren Animasi 2025: Adaptasi Live-Action
Kedua, adaptasi live-action dari animasi populer. Sebagai contoh, kamu pasti mengetahui animasi “Little Mermaid”, “Snow White”, dan “How to Train Your Dragon”, bukan? Ketiga animasi itu diadaptasi ke dalam film live-action. Ada pemeran manusia yang memerankan karakter animasi ini, Utopians. Dan dari banyaknya judul animasi populer itu, bisa dikatakan bahwa di tahun 2025 ini banyak orang yang mengadaptasi animasi ke dalam bentuk baru. Tujuannya supaya lebih relatable dengan zaman saat ini.
3. Tren Animasi 2025: Animasi Lokal

Selain live-action, ada juga animasi lokal, loh. Kreator asal Indonesia membuat film animasi lokal berjudul “Jumbo”. Dari munculnya animasi lokal ini, bisa dikatakan bahwa industri perfilman atau konten kreator mencoba menghadirkan animasi buatan lokal, Utopians. Jadi, animasi bukan hanya dari media internasional seperti Disney, Pixar, atau semacamnya saja. Melainkan ada juga animasi lokal. Oleh karena itu, kamu juga bisa, nih mengikuti jejak Ryan Adriandhy di dalam membuat animasi lokal “Jumbo”.
4. Generasi Karakter dari Deskripsi Teks
Selanjutnya, ada generasi karakter. Kecanggihan teknologi semakin bervariasi dengan kemudahan generasi karakter melalui deskripsi teks. Jadi, AI membantu kamu di dalam memproduksi animasi tertentu hanya melalui deskripsi teks, nih. Namun, perlu diperhatikan bahwa generasi karakter di dalam AI ini tak bisa langsung sempurna. Adakalanya AI ini perlu direvisi atau diubah dengan menambahkan sentuhan manusia. Kamu bisa memanfaatkan AI, namun kamu juga perlu memperhatikan efek emosional dan originalitas, nih.
5. Teknologi VR dan AR

Terakhir, ada teknologi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR). Teknologi ini menghadirkan animasi secara lebih nyata. Jadi, animasi sekarang tak hanya dua dimensi yang bisa dilihat melalui layar kaca saja, tapi juga bisa dinikmati dan memberi efek nyata seperti VR dan AR.
Itulah beberapa tren animasi yang diperkirakan akan banyak digunakan di tahun 2025. Jika kamu belum pernah membuat konten animasi untuk brand kamu sebelumnya, kamu bisa, nih meminta bantuan Tim Ourtale. Kami sediakan jasa untuk membuat konten animasi bagi brand kamu. Kamu bisa kunjungi Instagram atau langsung hubungi Tim Ourtale, Utopians.