Di dalam membuat dan menayangkan iklan, kamu perlu melakukan sesuatu terlebih dulu. Tindakan yang perlu dilakukan itu adalah A/B testing. Apa yang dimaksud dari A/B testing dan apakah penting untuk dilakukan? Nah, di artikel kali ini, Mintale akan membahas pentingnya metode eksperimen iklan, nih. Selain itu, ada juga pembahasan mengenai hal-hal apa saja yang harus dilakukan untuk melakukan testimoni iklan. Simak artikel berikut ini ya!
1. A/B Testing: Apa Itu?

A/B testing merupakan sebuah metode untuk melakukan eksperimen penayangan iklan, Utopians. Tujuan dari dilakukannya hal tersebut adalah untuk menguji iklan mana yang lebih sesuai, yang lebih meyakinkan, atau yang lebih efektif di dalam menjangkau audiens. Sebagai contoh, kamu menguji iklan mana yang lebih tinggi engagement bagi brand, kamu bisa pakai cara ini untuk mencari tahu.
2. A/B Testing: Apa Pentingnya?

Lalu, apakah metode eksperimen ini penting? Jawabannya, tentu sangat penting karena penayangan iklan brand kamu akan lebih efektif. Selain itu, kamu juga akan tahu apa iklan yang seperti apa yang mendapat hasil yang lebih baik untuk menjadi referensi iklan kamu berikutnya. Pentingnya eksperimen iklan ini adalah untuk meningkatkan konversi, mengurangi biaya iklan, memahami perilaku audiens atau target pasar kamu sesuai dengan data yang ada, serta meningkatkan return on investment atau dalam hal ini kamu bisa mengetahui kampanye iklan mana yang lebih efektif dengan biaya tertentu.
3. Apa Saja yang Harus Dilakukan?

Di dalam melakukan eksperimen iklan, kamu perlu melakukan hal-hal berikut ini, nih. Pertama, kamu perlu menggunakan call to action atau CTA yang jelas. Pastikan kamu sudah menuliskan hal apa yang harus dilakukan oleh audiens kamu jika mereka melihat iklan kamu. Kedua, selain CTA, ada juga variabel lain yang perlu diuji, di antaranya adalah adalah headline, copywriting, gambar, video, atau warna tombol. Langkah kedua ini perlu diperhatikan juga, Utopians. Karena, kamu perlu menghindari perubahan yang terlalu banyak atau signifikan agar kamu tahu perubahan mana yang memiliki efek paling besar.
Selanjutnya, di dalam eksperimen iklan, kamu perlu menayangkan iklan dengan audiens yang mirip agar tahu mana yang lebih efektif untuk target pasar kamu. Lalu, masalah durasi. Kamu perlu melakukan durasi pengujian yang cukup selama satu sampai dua minggu. Terakhir, manfaatkan platform yang mendukung seperti Facebook Ads Manager, Google Ads, dan lain sebagainya untuk membantu eksperimen iklan kamu. Platform ini juga bisa kamu manfaatkan untuk melakukan analisis hasil iklan. Dari analisis itu, kamu akan mengetahui iklan mana yang lebih efektif.
Itulah pembahasan mengenai variabel iklan, Utopians. Jika kamu mengalami kendala atau ingin berkonsultasi lebih lanjut terkait dengan eksperimen iklan, kamu bisa, loh berkonsultasi ke Tim Ourtale. Kami akan membantu kamu di dalam menayangkan dan mengelola iklan dari brand kamu. Jadi, jangan ragu untuk menghubungi Tim Ourtale, ya!